Resensi Buku Islamic Studies: Pendekatan dan Metode

buku-pk-zakiIdentitas Buku

Judul Buku               : Islamic Studies, Pendekatan dan Metode [PDF]

Penyusun                 : Dr. H. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag

Penerbit                     : Insan Madani

Tahun Terbit             : Cetakan Pertama, 2011

Tebal  Buku              : x + 310 halaman

Ulasan Buku

Sebagai sebuah agama, Islam tidak hanya berbicara mengenai ibadah saja. Lebih dari itu, Islam membahas sebuah peradaban ideal yang bisa diterapkan oleh umat manusia. Semua aspek kehidupan umat manusia diatur dalam Islam yang termaktub dalam Al-Qur’an dan Al-Hadist. Kedua warisan Rasulullah Saw ini merupakan pedoman kehidupan umat manusia lintas zaman, lintas generasi, dan lintas batas.

Sebagai rujukan yang menawarkan sebuah peradaban, semua yang ada dalam Islam sangat menarik untuk dikaji. Dari aspek Islam berupa teks, pengamalan ibadah, interaksi sosial dari umat Islam, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan Islam, semuanya menarik untuk dikaji. Hal ini terbukti banyak para ilmuan yang mengkaji Islam ini dari berbagai aspeknya. Tidak hanya dari kalangan umat Islam sendiri, banyak dari kalangan Barat (non Islam) yang turut serta dalam mengkaji Islam ini.

Ada banyak aspek pendekatan yang bisa digunakan untuk mengkaji agama Islam. Zakiyuddin Baidhawy dalam buku ini menyebutkan ada 10 pendekatan atau model kajian yang dilakukan dalam mengkaji atau studi Islam. Kesepuluh aspek atau model tersebut adalah kajian studi Al-Qur’an, kajian studi Hadist, kajian ilmu kalam, kajian tasawuf, kajian usul fiqih dan fiqih, kajian hermeneutika, kajian filsafat Islam, kajian pendidikan Islam, kajian pemikiran Islam, serta kajian politik dalam Islam.

Aspek atau model kajian tersebutlah yang dibahas oleh Zakiyuddin Baidhawy secara lugas, kaya isi, serta dengan bahasa ilmiah yang saya sebut sebagai bahasa ilmiah kelas tinggi, dimana ada term-term yang perlu dibaca secara ulang-ulang sampai benar-benar memahami maknanya. Bahkan tidak sedikit yang perlu membuka kamus atau searching di google terkait term-term dari bahasa asing atau term yang berkiatan dengan suatu peristiwa sejarah.

Menurut saya, buku ini sangat bagus sebagai bekal untuk mengkaji Islam. Karena selain membahas aspek kajian Islam yang telah disebutkan di atas secara detail dan aplikatif, dalam buku ini juga dijelaskan hal-hal yang mendasar dalam studi atau mengkaji Islam yang dimasukkan dalam beberapa bab awal. Hal-hal mendasar tersebut adalah mengenai pengertian metodologi studi Islam, ruang lingkup objek kajian Islam, serta sejarah perkembangan studi Islam yang membuka wawasan mengenai orientalisme serta antitesisnya yaitu oksidentalisme. Selain itu, di bagian akhir, penulis juga menjelaskan mengenai metodologi ilmiah modern dan studi Islam.

Studi Islam bukan merupakan disiplin ilmu, namun merupakan interkoneksi antara disiplin ilmu. Para peneliti menghubungkannya dengan berbagai disiplin termasuk ilmu-ilmu sosial yang menyebabkan kurang tegasnya batasan-batasan yang kemudian menjadi peluang untuk memperkaya studi interdisipliner yang beragam.

Ada beberapa hal menarik yang saya dapatkan dari mengkaji buku ini, diantaranya adalah dijelaskan mengenai definisi dari studi Islam dalam arti sempit (the old meaning) dan arti luas (the new meaning).

Dalam buku ini juga dijelaskan bahwa pengalaman keagamaan seseorang merupakan suatu respon terhadap apa yang dialami sebagai realitas ultim, yaitu suatu hal yang mengesankan dan menentang.

Buku ini juga kaya akan peristiwa sejarah, misalnya dalam pembahasan mengenai pendekatan kajian studi ilmu kalam, dijelaskan berbagai peristiwa sejarah yang melatarbelakangi penamaan ilmu kalam tersebut, serta peristiwa lanjutannya.

Zakiyuddin Baidhawy yang berlatar belakang Ushuluddin yang kemudian memiliki perhatian pada studi Islam melatarbelakangi kekayaan ide, gagasan, serta aspek pembahasan dalam penulisan buku ini. Terlebih, penulis yang juga aktif berperan dalam kegiatan seminar, workshop, dan kajian-kajian studi Islam baik di dalam negeri maupun luar negeri, baik jadi peserta maupun jadi narasumber inilah yang cukup berpengaruh dalam penulisan buku ini.

Kelebihan

Kelebihan dari buku ini adalah memiliki pembahasan yang kaya di setiap babnya, komprehensif atau menyeluruh dalam setiap tema, cocok untuk kalangan pengkaji Islam yang masih pemula maupun tingkat lanjut karena berisi pembahasan yang sifatnya dasar dan bersifat lanjutan. Term ilmiah kelas tinggi yang digunakan oleh penulis selain sebagai kekurangan dari buku ini juga memiliki nilai positif yaitu bisa menambah kosa kata bagi pembacanya. Selain itu, nalar kritis dari penulis yang dicantumkan dalam buku ini bisa menjadi wawasan baru bagi pembaca.

Buku ini juga unggul dalam pembahasan mengenai metodologi di masing-masing bab atau tema pembahasannya. Hal inilah yang dibutuhkan bagi pengkaji Islam dalam kaitannya dengan interdisipliner ilmu.

Kekurangan

Kekurangan dari buku ini adalah gaya bahasa yang digunakan oleh penulis terlalu tinggi. Saya menyebutnya sebagai bahasa ilmiah tingkat tinggi, dimana pembaca yang masih pemula harus sibuk membuka kamus atau mencari referensi terkait term yang digunakan oleh penulis. Hal serupa juga saya rasakan ketika membaca buku karya Zakiyuddin Baidhawy yang lain.

Perbandingan Buku

Ketika disandingkan dengan buku sejenis misalnya karya Abuddin Nata yang berjudul Metodologi Studi Islam, buku karya Zakiyuddin baidhawi ini lebih terarah dan terfokus untuk belajar metodologi dan pendekatan studi Islam. Sehingga arah kajian keilmuannya menjadi lebih fokus dalam hal metodologi yang dijelaskan secara konkret. Sedangkan dalam buku Abuddin Nata, dia menjelaskan hal-hal lain yang membuat fokus kajian mengenai metodologi studi Islam kurang fokus, meskipun di satu sisi itu merupakan keunggulan dari masing-masing buku serta keinginan dari penulis itu sendiri.

Kesimpulan

Studi Islam dalam the new meaning bisa dikaji dengan berbagai metode dan pendekatan. Islam dengan berbagai aspeknya yang mengatur segala aspek kehidupan menjadi sangat menarik untuk dikaji. Dan abad-abad belakangan ini, kajian Islam mengalami perkembangan yang pesat, baik kajian dari kalangan Islam sendiri maupun dari kalangan di luar Islam.

Iklan

About afiksa

Student of Marmara University, Istanbul, Turkey

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: