Tentang Sebuah Peradaban

Menurut Ibn Khaldun dalam muqaddimahnya, sebuah peradaban akan roboh dalam 4 generasi,
generasi 1: generasi pendiri-pemberani
generasi 2: generasi pembangun-pemberani
generasi 3: generasi yg menikmati kejayaan-mulai hilang keberanian
Generasi 4: generasi yg merobohkan peradaban nenek moyangnya.

Biasanya dalam 4 generasi (100 tahun) sebuah negeri akan roboh. Negeri dengan sistem kaderisasi (pendidikan) yang kuatlah yg bisa bertahan lebih dari 4 generasi, lebih dari 100 tahun.

Dalam buku Clash of Civilization-nya Samuel Huntington disebutkan bahwa ciri robohnya peradaban adalah ketika mereka merasa mereka sudah menguasai dunia.

Romawi runtuh saat mereka sudah merasa sempurna, Persia juga begitu, peradaban Islam yg diwakili oleh Umayyah, Abbasiyah dan terakhir Ottoman juga roboh saat merasa sudah di puncak.

Maka ketika Francis Fukuyama menulis buku The End of History, dengan menganggap kapitalisme dan liberalisme adalah pemenang final pergulatan peradaban, maka kita lihat dengan mata kepala kita sendiri, hari ini kapitalisme molai goyah.
Amrik sebagai superpower mulai keropos.

Jadi, seperti sudah sunnatullah bahwa belum pernah ada bangsa yg menguasai dunia bulat 100 th.

(Sharing dr diskusi kemarin malam, 21/5)

 

Iklan

About afiksa

Student of Marmara University, Istanbul, Turkey

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: