Manusia itu Ciptaan yang Luar Biasa

Otak manusia selalu bertindak untuk berpikir. Dan seni pun muncul mengiringinya.

Dulu ketika blm ada yang namanya foto, seni lukis menjadi hal yang diminati untuk mencopy realita ke dunia gambar.

Kemudian ketika muncul fotografi, dunia usaha bidang lukis menjadi gulung tikar.

Namun dalam beberapa waktu kemudian, dunia lukis itu bisa bangkit karena manusia bisa berpikir bagaimana menyikapinya. Manusia sadar kalau dunia lukis memiliki hal atau sudut yang berbeda dari sekedar fotografi, yaitu ada unsur seninya. (immersionisme)

Hal serupa juga diikuti oleh dunia jurnalistik via cetak. Dengan adanya media elektronik dan media online yang bisa diakses dengan gadget, yang hampir semua orang memiliki dan bisa mengaksesnya, jurnalistik cetak merasa dibungkam.

Manusia yang dibekali otak yang bisa dibuat untuk berpikir, kemudian memunculkan model penulisan bernama feature. Terlepas dari latar belakang sejarah atau asal-muasal feature seperti di atas itu benar atau salah, yang jelas dengan munculnya model feature mampu memberikan seni tersendiri dalam dunia jurnalistik modern.

Sentuhan seni itulah yang kemudian mampu memberikan inovasi. Kalau kata Coach Afifah Afra, seni itu bukan copy dari realita, namun lebih merupakan pengendapan dan tafsir dari realita.

Maaf kalau tulisane agak acak.🙂
21/04/2016 | 21.04

Iklan

About afiksa

Student of Marmara University, Istanbul, Turkey

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: